Menu
in

Isra Miraj dan Kisah Perjalanannya

Isra miraj merupakan salah satu peristiwa yang penting bagi umat islam.

Isra Miraj

makincerdas – Isra miraj merupakan salah satu peristiwa yang penting bagi umat islam, yaitu peristiwa perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa kemudian naik ke langit ke tujuh dan sampai ke Sidratul Muntaha yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dalam waktu hanya satu malam. Peristiwa ini sangatlah penting karena pada perjalanan inilah nabi mendapat perintah untuk menunaikan salat lima waktu sehari semalam.

Sering kali kita salah dalam mengartikan isra mi’raj sebagai satu kejadian. Tetapi sebenanrnya isra mi’raj adalah dua kejadian yang berbeda isra merupakan perjalanan Rasulullah dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Palestina sedangkan Mi’raj adalah naiknya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menembus tujuh langit sampai Sidratul Muntaha.

Kapan pastinya peristiwa ini tidak diketahui secara pasti. Akan tetapi kebanyakan ulama berpendapat bahwa Isra Mi’raj terjadi pada 27 Rajab tahun ke 10 setelah kenabian. Banyak sekali peristiwa-peristiwa yang terjadi pada saat Rasullullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam melakukan Isra Mi’raj, antara lain:

Terjadi Hanya Satu Malam

Isra Mi’raj terjadi hanya satu malam saja atas seizin Allah Subhanahu wa Ta’ala. Perjalanan dengan jarak tempuh yang sangat jauh dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Palestina dilanjutkan dengan Mi’raj yaitu naiknya Rasulullah menembus tujuh langit sampai Sidratul Muntaha. Hal demikian sangatlah mustahil bagi manusia biasa dapat melakukannya.

Menaiki Burak

Burak merupakan kendaraan Nabi dalam melaksanakan Isra yaitu seekor binatang yang berwarna putih, lebih besar dari keledai tetapi lebih kecil dari bighal. Ia merendahkan tubuhnya sehingga perut burak tersebut mencapai ujungnya. Rasulullah menaiki Burak pada saat beliau melaksanakan Isra atau perjalanan dari  baitullah sampai ke Baitulmaqdis. Kemudian Rosulullah mengikatnya pada tiang masjid dan mendirikan sholat sunah di Baitulmaqdis atau Masjidil Aqsa.

Bertemu Malaikat Jibril

Ketika Rasul telah selesai menunaikan sholat sunah di Masjil Aqsa kemudian rasulullah didatangi oleh malaikat jibril. Malaikat jibril menghampiri rasulullah dengan membawa dua cawan, cawan yang pertama berisi arak lalu yang kedua berisi susu. Ketika itu nabi diminta untuk memilih diantara keduanya dan nabi pun memilih susu kemudian malaikat berkata “wahai muhammad kamu telah memilih fitrah”

Langit Yang Berlapis Tujuh

Langit ciptaan Allah memang memiliki lapisan-lapisan sampai tujuh lapis. Di setiap lapisan terdapat pintu gerbang dan disetiap lapisan juga terdapat Nabi-nabi terdahulu.

Pada lapisan pertama Rasulullah Muhammad SAW bertemu dengan Adam beliau menyambut dan mendoakan kebaikan kepada Rasulullah Muhammad.

Di lapisan kedua bertemu dengan Isa bin Maryam dan Yahya bin Zakariya mereka juga menyambut dan mendoakan kebaikan kepada Rasulullah Muhammad.

Di lapisan ke tiga bertemu dengan Yusuf beliau telah dikaruniai pada kedudukan yang sangat tinggi dan mendoakan kebaikan kepada Rasulullah Muhammad.

Dilapisan ke empat bertemu dengan Idris dan mendoakan kebaikan kepada Rasulullah Muhammad.

Di lapisan langit ke lima bertemu dengan Harun beliau menyambut dan mendoakan kebaikan kepada Rasulullah Muhammad.

Di langit ke enam bertemu dengan Musa beliau menyambut dan mendoakan kebaikan kepada Rasulullah Muhammad.

Kemudian naik kembali ke langit lapis ke tujuh disana bertemu dengan Ibrahim, dia sedang berada dalam keadaan menyandar di Baitul Makmur.

Keluasannya setiap hari bisa memasukkan tujuh puluh ribu malaikat. Setelah keluar, mereka tidak kembali lagi kepadanya (Baitulmakmur).

Sidratul Muntaha

Sidratul muntaha merupakan tempat terindah yang tidak akan bisa digambarkan keindahannya Rasulullah.

Disana Rasul melihat daun-daun yang sangat lebar seperti telinga gajah dan buah-buah sebesar tempayan, disinilah Rasulullah SAW bertemu dengan Allah dan di perintahkan untuk mendirikan shalat.

Perintah Mendirikan Sholat

Allah memberikan wahyu kepada Rasul dengan mewajibkan salat lima puluh waktu sehari semalam.

Rasulpun kemudian turun dan bertemu Nabi Musa alaihi salam, dia bertanya, ‘Apakah yang telah difardukan oleh Tuhanmu kepada umatmu? ‘

Dia bersabda: “Salat lima puluh waktu’. Nabi Musa berkata, ‘Kembalilah kepada Tuhanmu, mintalah keringanan karena umatmu tidak akan mampu melaksanakannya. Aku pernah mencoba Bani Israil dan menguji mereka’.

Dia bersabda: “Aku kembali kepada Tuhan seraya berkata, ‘Wahai Tuhanku, berilah keringanan kepada umatku’.

Lalu Allah subhanahu wata’ala. mengurangkan lima waktu salat dari dia’. Lalu aku kembali kepada Nabi Musa dan berkata, ‘Allah telah mengurangkan lima waktu salat dariku’.

Nabi Musa berkata, ‘Umatmu tidak akan mampu melaksanakannya. Kembalilah kepada Tuhanmu, mintalah keringanan lagi’.

Dia bersabda: “Aku masih saja bolak-balik antara Tuhanku dan Nabi Musa, sehingga Allah berfirman: ‘Wahai Muhammad! Sesungguhnya aku fardukan lima waktu sehari semalam. Setiap salat fardu dilipatgandakan dengan sepuluh kali lipat. Maka itulah lima puluh salat fardu. Begitu juga barangsiapa yang berniat, untuk melakukan kebaikan tetapi tidak melakukanya, niscaya akan dicatat baginya satu kebaikan. Jika dia melaksanakannya, maka dicatat sepuluh kebaikan baginya. Sebaliknya, barang siapa yang berniat ingin melakukan kejahatan, tetapi tidak melakukannya, niscaya tidak dicatat baginya sesuatu pun. Lalu, jika dia mengerjakannya, maka dicatat sebagai satu kejahatan baginya’. Aku turun hingga sampai kepada Nabi Musa, lalu aku memberitahu kepadanya. Dia masih saja berkata, ‘Kembalilah kepada Tuhanmu, mintalah keringanan’. Aku menjawab, ‘Aku terlalu banyak berulang-ulang kembali kepada Tuhanku, sehingga menyebabkanku malu kepada-Nya.

Kita  ketahui bersama bahwa sholat merupakan kewajiban bagi kita umat Muhammad. Perjuangan yang luarbiasa dari beliau memperjuangkan keringanan untuk kita yang tadinya lima puluh waktu sehari semalam menjadi lima waktu dan dilipat gandakan sepuluh kali lipat. Semoga sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada beliau.

Leave a Reply

Exit mobile version