Macam-macam Najis Berikut Cara Mensucikannya

Najis menurut lughot (bahasa) adalah Setiap sesuatu yang dianggap menjijikkan meskipun secara maknawi, seperti sifat kibir dan ujub ataupun suci seperti ingus. Adapun najis menurut syara’ adalah “Perkara yang dianggap menjijikkan (menurut syara’) yang dapat mencegah sahnya shalat sekira tidak adanya perkara yang meringankan”.

Macam-macam Najis Berikut Cara Mensucikannya

Manyak sekali macam benda najis yang ada disekitar kita, jadi perlu berhati-hati karena ketika kita menjalankan ibadah kita harus suci atau bersih, baik jasmani atau rohani karena itu sebagai syarat sahnya ibadah. untuk rohani, kita terlebih dahulu mengucap 2 kalimat syahadat. untuk jasmani, maka kita perlu bersih dari kotoran atau najis, baik badan maupun pakaian yang kita pakai. untuk membersihkan najis atau kotoran itu kita perlu bersuci (thaharah).

Allah berfirman,

"Dan pakaianmu bersihkanlah” (QS al-Mudatsir: 4). “Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan mensucikan diri (QS al-Baqarah: 222). “Di dalamnya (mesjid) terdapat orang-orang yang bertaubat dan membersihkan diri, sesungguhnya Allah suka kepada orang-orang yang selalu membersihkan diri” (QS at-Taubah: 108).

sering kali kita tak sadar akan keberadaan najis tersebut, kita tentunya tak mau kalau ibadah kita dianggap tidak sah hanya karena najis yang melekat pada badan atau pakaian kita. berikut terdapat bermacam-macam najis dan bagaimana cara untuk mensucikannya. Berikut adalah benda-benda yang termasuk najis, macam-macam najis dan cara mensucikannya,

Najis Mukhaffafah (Najis Ringan)


Yang termasuk najis ringan ini adalah air seni atau air kencing bayi laki-laki yang hanya diberi minum asi (air susu ibu) tanpa makanan lain dan belum berumur 2 tahun. Untuk mensucikan najis mukhafafah ini yaitu dengan memercikkan air bersih pada bagian yang kena najis.

Najis Mutawassithah (Najis Biasa/Sedang)


Segala sesuatu yang keluar dari kubul dan dubur manusia dan binatang/hewan adalah najis biasa dengan tingkatan sedang. Air kencing, kotoran buang air besar, termasuk bangkai (kecuali ikan dan belalang), air susu hewan yang diharamkan untuk memakan dagingnya, khamar, dan lain sebagainya.

Najis Mutawasitah terdiri atas dua bagian, yakni :
a. Najis ‘Ainiyah : Jelas terlihat rupa, rasa atau tercium baunya.
b. Najis Hukmiyah : Tidak tampat (bekas kencing & miras)

Untuk membuat suci najis mutawasithah ‘ainiyah caranya cukup dengan dibasuh dengan air sampai bersih hingga hilang benar najisnya. Sengankan untuk najis hukmiyah dapat kembali suci dan hilang najisnya dengan jalan dialirkan air di tempat yang kena najis.

Najis Mughalladah (Najis Berat)


Najis mugholadah contohnya seperti air liur anjing, air iler babi dan sebangsanya. Untuk membersihkan najis tersebut sampai suci harus dicuci dengan air bersih 7 kali dan di selingi 1 kali diantaranya menggunakan air dicampur tanah.

Najis Yang Diampuni


Najis Ma’fu adalah najis yang tidak wajib dibersihkan/disucikan karena sulit dibedakan mana yang kena najis dan yang tidak kena najis. Contoh dari najis mafu yaitu seperti sedikit percikan darah atau nanah, kena debu, kena air kotor yang tidak disengaja dan sulit dihindari. Jika ada makanan kemasukan bangkai binatang sebaiknya jangan dimakan kecuali makanan kering karena cukup dibuang bagian yang kena bangkai saja.

Sesungguhnya Allah Maha Indah mencintai keindahan, Allah Maha Baik menyukai kebaikan, Allah Maha Bersih mencintai kebersihan. Karena itu bersihkanlah teras rumah kalian dan janganlah kalian seperti orang-orang Yahudi” (HR.Tirmizi).

Semoga bermanfaat.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Macam-macam Najis Berikut Cara Mensucikannya"

Post a Comment