Mencuri Dalam Sholat

Sholat merupakan kewajiban yang kita lakukan sehari-hari. Tanpa kita sadari terkadang sholat yang kita tunaikan yang kita anggap sudah sempurna ternyata meninggalkan salah satu rukun sholat. Inilah yang menjadi salah satu kesalahan besar yang terjadi pada sebagian orang dalam melaksanakan sholat. dalam hal ini adlah Tidak tuma’ninah ketika shalat.

Sholat merupakan kewajiban yang kita lakukan sehari-hari. Tanpa kita sadari terkadang sholat yang kita tunaikan yang kita anggap sudah sempurna ternyata meninggalkan salah satu rukun sholat. Inilah yang menjadi salah satu kesalahan besar yang terjadi pada sebagian orang dalam melaksanakan sholat. dalam hal ini adlah Tidak tuma’ninah ketika shalat.     Tuma'ninah   Tuma'ninah adalah diam atau tenang yaitu sikap diam atau tenang setelah melakukan gerakan dalam sholat lamanya seperti membaca subhanallah. Gerakan sholat yang wajib tuma'ninah adalah ruku', i'tidal (berdiri setelah ruku', sujud, duduk diantara dua sujud.  Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berkata kepada orang yang shalatnya belum sempurna,  إِذَا قُمْتَ إِلَى الصَّلَاةِ فَكَبِّرْ ثُمَّ اقْرَأْ مَا تَيَسَّرَ مَعَكَ مِنْ الْقُرْآنِ ثُمَّ ارْكَعْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ رَاكِعًا ثُمَّ ارْفَعْ حَتَّى تَعْتَدِلَ قَائِمًا ثُمَّ اسْجُدْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ سَاجِدًا ثُمَّ ارْفَعْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ جَالِسًا ثُمَّ اسْجُدْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ سَاجِدًا ثُمَّ افْعَلْ ذَلِكَ فِي صَلَاتِكَ كُلِّهَا  “Jika Anda hendak mengerjakan shalat maka bertakbirlah, lalu bacalah ayat al Quran yang mudah bagi Anda. Kemudian rukuklah sampai benar-benar rukuk dengan tumakninah, lalu bangkitlah (dari rukuk) hingga kamu berdiri tegak, setelah itu sujudlah sampai benar-benar sujud dengan tumakninah, lalu angkat (kepalamu) untuk duduk sampai benar-benar duduk dengan tumakninah, setelah itu sujudlah sampai benar-benar sujud, Kemudian lakukan seperti itu pada seluruh shalatmu” (HR Bukhari 757 dan Muslim 397 dari sahabat Abu Hurairah)  Sangat pentingnya tuma'ninah ini sampai-sampai Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menganggapnya sebagai pencuri yang paling buruk, sebagaimana disebutkan dalam Musnad Imam Ahmad dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, bahwa beliau bersabda,  أَسْوَأُ النَّاسِ سَرِقَةً الَّذِي يَسْرِقُ مِنْ صَلاَتِهِ، قَالُوْا: يَا رَسُوْلَ اللهِ وَكَيْفَ يَسْرِقُ مِنْ صَلاَتِهِ؟ قَالَ: لاَ يُتِمُّ رُكُوْعُهَا وَلاَ سُجُوْدُهَا.  “Sejahat-jahat pencuri adalah yang mencuri dari shalatnya”. Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana mencuri dari sholat?”. Rasulullah berkata, “Dia tidak sempurnakan ruku dan sujudnya” (HR Ahmad no 11532, dishahihkan oleh al Albani dalam Shahihul Jami’ 986)  Dalam hadis diatas disebutkan bahwa pencuri paling buruk yaitu yang tidak tuma'ninah dalam gerakan sholatnya, mari kita perbaiki sholat kita jangan sampai kita tidak sadar bahwa sholat yang kita lakukan ternyata belum sempurna. Memang kesempurnaan hanya milik Allah SWT tetapi kita harus selalu berusaha agar senantiasa sempurna dalam melakukan ibadah sholat. untuk melihat videonya bisa lihat disini  Semoga bermanfaat.


Tuma'ninah


Tuma'ninah adalah diam atau tenang yaitu sikap diam atau tenang setelah melakukan gerakan dalam sholat lamanya seperti membaca subhanallah. Gerakan sholat yang wajib tuma'ninah adalah ruku', i'tidal (berdiri setelah ruku', sujud, duduk diantara dua sujud.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berkata kepada orang yang shalatnya belum sempurna,

إِذَا قُمْتَ إِلَى الصَّلَاةِ فَكَبِّرْ ثُمَّ اقْرَأْ مَا تَيَسَّرَ مَعَكَ مِنْ الْقُرْآنِ ثُمَّ ارْكَعْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ رَاكِعًا ثُمَّ ارْفَعْ حَتَّى تَعْتَدِلَ قَائِمًا ثُمَّ اسْجُدْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ سَاجِدًا ثُمَّ ارْفَعْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ جَالِسًا ثُمَّ اسْجُدْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ سَاجِدًا ثُمَّ افْعَلْ ذَلِكَ فِي صَلَاتِكَ كُلِّهَا

Jika Anda hendak mengerjakan shalat maka bertakbirlah, lalu bacalah ayat al Quran yang mudah bagi Anda. Kemudian rukuklah sampai benar-benar rukuk dengan tumakninah, lalu bangkitlah (dari rukuk) hingga kamu berdiri tegak, setelah itu sujudlah sampai benar-benar sujud dengan tumakninah, lalu angkat (kepalamu) untuk duduk sampai benar-benar duduk dengan tumakninah, setelah itu sujudlah sampai benar-benar sujud, Kemudian lakukan seperti itu pada seluruh shalatmu” (HR Bukhari 757 dan Muslim 397 dari sahabat Abu Hurairah)

Sangat pentingnya tuma'ninah ini sampai-sampai Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menganggapnya sebagai pencuri yang paling buruk, sebagaimana disebutkan dalam Musnad Imam Ahmad dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, bahwa beliau bersabda,

أَسْوَأُ النَّاسِ سَرِقَةً الَّذِي يَسْرِقُ مِنْ صَلاَتِهِ، قَالُوْا: يَا رَسُوْلَ اللهِ وَكَيْفَ يَسْرِقُ مِنْ صَلاَتِهِ؟ قَالَ: لاَ يُتِمُّ رُكُوْعُهَا وَلاَ سُجُوْدُهَا.

Sejahat-jahat pencuri adalah yang mencuri dari shalatnya”. Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana mencuri dari sholat?”. Rasulullah berkata, “Dia tidak sempurnakan ruku dan sujudnya” (HR Ahmad no 11532, dishahihkan oleh al Albani dalam Shahihul Jami’ 986)

Dalam hadis diatas disebutkan bahwa pencuri paling buruk yaitu yang tidak tuma'ninah dalam gerakan sholatnya, mari kita perbaiki sholat kita jangan sampai kita tidak sadar bahwa sholat yang kita lakukan ternyata belum sempurna. Memang kesempurnaan hanya milik Allah SWT tetapi kita harus selalu berusaha agar senantiasa sempurna dalam melakukan ibadah sholat. untuk melihat videonya bisa lihat disini

Semoga bermanfaat.




Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mencuri Dalam Sholat"

Post a Comment