Menyerupai Binatang Ketika Sholat

Sholat telah menjadi kewajiban bagi kita setiap muslim. Sholat terdiri dari beberapa gerakan-gerakan yang telah kita ketahui bersama dan telah dicontohkan oleh rasulullah SAW. Jangan sampai sholat yang kita lakukan sia-sia akibat gerakan sholat yang kita lakukan tidak sesuai dengan apa yang di contohkan oleh Rasulullah SAW bahkan menyerupai binatang.

Sholat telah menjadi kewajiban bagi kita setiap muslim. Sholat terdiri dari beberapa gerakan-gerakan yang telah kita ketahui bersama dan telah dicontohkan oleh rasulullah SAW. Jangan sampai sholat yang kita lakukan sia-sia akibat gerakan sholat yang kita lakukan tidak sesuai dengan apa yang di contohkan oleh Rasulullah SAW bahkan menyerupai binatang.    Kali ini akan dijelaskan mengenai larangan gerakan sholat yang menyerupai binatang seperti yang dikutip dari berita islami siang.  Pertama, turun sujud seperti turunnya unta  Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, “jika seseorang diantaa kamu sujud, maka janganlah ia turun sujud sebagaimana mendekamnya unta hendaklah ia meletakkan kedua tangannya sebelum kedua lututnya.” (HR. Abu Dawud no. 840)  Kedua, Menghamparkan tangan seperti binatan buas  Dari Anas bin Malik, Rasulullah SAW bersabda, “Seimbanglah didalam sujud, dan janganlah seseorang dari kamu menghamparkan kedua lengannya sebagaimana terhamparnya kaki anjing.” (HR. Bukhari no. 822 dan Muslim no. 493)  Yang dimaksud menghamparkan tangan diatas adalah meletakkan semua tangan dari mulai telapak tangan sampai siku, sedangkan yang diajarkan oleh Rasulullah SAW adalah hanya meletakkan kedua telapak tangan dan mengangkan bagian lainnya.  Ketiga, Menoleh seperti musang  “Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam memerintahkan aku dengan tiga perkara, dan melarangku dari tiga perkara, memerintahkan aku untuk shalat dhuha setiap hari, witir sebelum tidur, dan puasa tiga hari setiap bulan, melarangku dari mematuk seperti patukan ayam jantan duduk iq’a seperti duduk iq’a anjing, dan menoleh sebagaimana musang menoleh.” (HR. Ahmad)  Larangan menoleh memiliki beberapa pengecualian yaitu melirik tanpa memutar leher, menolehnya imam karena suatu hal, dan menoleh karena akan meludah untuk menghindari godaan setan.  Keempat, Sujud dengan cepat seperti ayam yang mematuk  Dari Abu Abdullah Al-Azhari RA, Rasulullah SAW melihat seorang lelaki tidak menyempurnakan rukuknya dan mematuk dalam sujudnya ketika dia sedang sholat.  Kemudian Rasul SAW bersabda,  “jika orang ini mati dalam keadaan ini, maka ia benar-benar mati tidak diatas agama Muhammad SAW.”Lalu Rasulullah SAW bersabda,” perumpamaan orang yang tidak menyempurnakan ruku’nya dan mematuk didalam sujudnya ialah seperti orang lapar makan satu biji kurma padahal dua biji kurma saja tidak mencukupinya.  Semoga dari penjelasan diatas kita dapat menghindari gerakan-geraakan sholat yang menyerupai hewan dan lebih menyempurnakan gerakan sholat yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW, yang mana tentu akan menambah keimanan kita kepada Allah SWT.  Semoga bermanfaat

Kali ini akan dijelaskan mengenai larangan gerakan sholat yang menyerupai binatang seperti yang dikutip dari berita islami siang.

Pertama, turun sujud seperti turunnya unta

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda,
“jika seseorang diantaa kamu sujud, maka janganlah ia turun sujud sebagaimana mendekamnya unta hendaklah ia meletakkan kedua tangannya sebelum kedua lututnya.” (HR. Abu Dawud no. 840)

Kedua, Menghamparkan tangan seperti binatan buas

Dari Anas bin Malik, Rasulullah SAW bersabda,
“Seimbanglah didalam sujud, dan janganlah seseorang dari kamu menghamparkan kedua lengannya sebagaimana terhamparnya kaki anjing.” (HR. Bukhari no. 822 dan Muslim no. 493)

Yang dimaksud menghamparkan tangan diatas adalah meletakkan semua tangan dari mulai telapak tangan sampai siku, sedangkan yang diajarkan oleh Rasulullah SAW adalah hanya meletakkan kedua telapak tangan dan mengangkan bagian lainnya.

Ketiga, Menoleh seperti musang

“Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam memerintahkan aku dengan tiga perkara, dan melarangku dari tiga perkara, memerintahkan aku untuk shalat dhuha setiap hari, witir sebelum tidur, dan puasa tiga hari setiap bulan, melarangku dari mematuk seperti patukan ayam jantan duduk iq’a seperti duduk iq’a anjing, dan menoleh sebagaimana musang menoleh.” (HR. Ahmad)

Larangan menoleh memiliki beberapa pengecualian yaitu melirik tanpa memutar leher, menolehnya imam karena suatu hal, dan menoleh karena akan meludah untuk menghindari godaan setan.

Keempat, Sujud dengan cepat seperti ayam yang mematuk

Dari Abu Abdullah Al-Azhari RA, Rasulullah SAW melihat seorang lelaki tidak menyempurnakan rukuknya dan mematuk dalam sujudnya ketika dia sedang sholat.

Kemudian Rasul SAW bersabda,

“jika orang ini mati dalam keadaan ini, maka ia benar-benar mati tidak diatas agama Muhammad SAW.”Lalu Rasulullah SAW bersabda,” perumpamaan orang yang tidak menyempurnakan ruku’nya dan mematuk didalam sujudnya ialah seperti orang lapar makan satu biji kurma padahal dua biji kurma saja tidak mencukupinya.

Semoga dari penjelasan diatas kita dapat menghindari gerakan-geraakan sholat yang menyerupai hewan dan lebih menyempurnakan gerakan sholat yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW, yang mana tentu akan menambah keimanan kita kepada Allah SWT.

Semoga bermanfaat

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Menyerupai Binatang Ketika Sholat"

Post a Comment