Tidur tengkurap Larangan Dalam Islam

Tidur pada dasarnya adalah proses yang terjadi secara alami yang berguna untuk mengistirahatkan tubuh dan fikiran kita agar segar kembali setelah melakukan berbagai aktifitas. Ketika tidur posisi yang di gunakan masing-masing orang berbeda-beda, mungkin salah satunya adalah posisi tengkurap. Posisi ini menurut banyak orang sangat nyaman, tetapi posisi tidur ini sangat tidak di anjurkan dalam agama islam bahkan sangat dilarang.


Rasulullah SAW bersabda,

“Sesungguhnya tidur yang seperti ini di murkai Allah”. (HR. Tabrani)

Yang dimaksud tidur yang seperti ini adalah tidur dengan posisi tengkurap, kemudian Rasul juga bersabda,

“Tidur tengkurap adalah posisi tidurnya penghuni neraka”. (HR. Ibnu Majah)

Sungguh sangat jelas larangan untuk tidur dengan posisi ini, bahkan merupakan posisi tidurnya penghuni neraka.

Selain larangan dari agama islam ada juga dari ilmu kesehatan. Posisi tengkurap akan membawa dampak yang buruk bagi tubuh kita. Posisi ini memungkinkan otot dada dan otot pernafasan tertekan sehingga mengakibatkan aliran oksigen tersendat, sesak nafas kerena oksigan tersendat sehingga akan mengakibatkan gangguan pada otak.

Posisi ini juga akan mempengaruhi kecantikan, kerena dapat menyebabkan kulit kusam dan berjerawat. Ketika tidur tengkurap kulit wajah akan langsung mengenai bantal , ketika bantal tidak terjaga kebersihannya maka akan menyuburkan bakteri pada jerawat.

Sebenarnya Rasulullah telah memberi contoh posisi ketika tidur.

Rasulullah SAW bersabda,

“Jika engkau hendak menuju pembaringanmu, maka berwudhulah seperti engkau berwudhu untuk shalat,kemudian berbaringlah di rusukmu sebelah kanan”.(HR. Bukhari)

Posisi ini memungkinkan darah terdistribusi secara merata sehingga beban jantung menjadi ringan, tekanan darah akan turun dan tidur menjadi lebih berkualitas.

Sebaik-baik perbuatan merupakan perbuatan yang mencontoh Rasul.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tidur tengkurap Larangan Dalam Islam"

Post a Comment