Percaya Kesialan Adalah Jalan Menuju Kesyirikan

Percaya kepada kesialan atau dalam bahasa arab tathayur merupakan perasaaan takut untuk melakukan sesuatu aktifitas dikarenakan takut akan memperoleh malapetaka atau musibah.


Rasulullah SAW bersabda,

“Sesungguhnya thiyarah itu adalah yang menjadikan kamu terus melangkah atau mengurungkan niat (dari keperluanmu)”. (HR.Ahmad)

Rasulullah SAW bersabda,

“Barang siapa yang mengurungkan hajatnya (kepentingannya) karena thiyarah, maka dia telah berbuat syirik “.Para sahabat bertanya, “Lalu apakah sebagai tebusannya? Beliau menjawab, “Supaya dia mengucapkan, ‘Ya Allah, tiada kebaikan kecuali kebaikan dari Engkau, tiada kesialan kecuali kesialan dari Engkau, dan tiada sesembahan yang hak selain Engkau’”. (HR.Ahmad)

Mengapa kesialan dapat menjadikan seseorang menjadi syirik?

1. Menyekutukan Allah

Orang yang percaya akan kesialan tidak mungkin percaya kepada taqdir Allah, namun justru percaya pada suatu yang lain.
Allah SWT berfirman,
“Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, pada waktu dia memberi pelajaran kepadanya, ‘wahai anakku janganlah kamu mempersekutukan( Allah). Sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang sangat besar’”. (QS Luqman:13)

2. Bergantung pada sesuatu yang tidak ada hakikatnya.

Tathayur secara bahasa adalah burung (thair), sebab orang arab pada saat itu selalu menghubungkan kesialan dengan burung. Caranya adalah dengan menggertak burung apabila burung itu terbang ke kiri berarti akan terjadi kesialan dan apabila terbang ke kanan maka akan mendapat untung.

3. menjadikan suatu sebab tanpa adanya bukti yang dibenarkan

Misal ada orang yang ter peleset, kemudian menganggap bahwa itu karena tidak permisi ketika melewati suatu pohon.
Apabila seorang memiliki keyakinan bahwa apa yang ada dikehidupannya dapat mendatangkan kesialan maka itu termasuk syirik besar dan syirik merupakan dosa besar.

Rasulullah SAW bersabda,

“Thiyarah adalah syirik, thiyarah adalah syirik. Dan tidak ada seorangpun dari antara kita kecuali (telah terjadi di dalam hatinya sesuatu dari hal ini), hanya saja Allah menghilangkannya dangan tawakkal kepada-Nya”.(HR. Abu Dawud)

Pada hakikatnya kesialan adalah merupakan taqdir Allah , untuk dapat menghindarinya kita seharusnya hanya bersandar kepada Allah.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Percaya Kesialan Adalah Jalan Menuju Kesyirikan"

Post a Comment