Membersihkan Benda yang Terkena Najis

Benda najis merupakan penghalang kita dalam beribadah kepada Allah SWT, untuk itu agar dapat kembali beribadah kepada Allah SWT kita perlu membersihkan bagian yang terkena najis ditubuh kita maupun pakaian kita, bagaimana caranya?


1. Najis Mughaladah

Najis berat yaitu najisnya babi dan anjing, jika kita terkena najis ini maka cara untuk menghilangkannya harus dilakukan adalah yaitu dengan membasuh daerah yang terkena najis dengan air sebanyak tujuh kali, dan salah satunya dengan dabu atau tanah.

2. Najis mughaffafah

Ialah najis berupa air kencing bayi laki-laki yang belum berusia dua tahun dan belum pernah mengkonsumsi makanan selain air susu ibu (ASI), cara menghilangkan najis ini adalah cukup dangan memercikkan air pada daerah yang terkena najis walaupun tidak mengalir.

3. Najis Mutawassitah

Semua benda yang termasuk benda najis kecuali yang termasuk dalam najis mughaladah dan najis mughaffafah adalah najis mutawassitah. Najis ini dibagi menjadi dua:
Pertama, Najis hukmiyah yaitu najis yang telah hilang zat bau, warna dan rasanya, misal bekas kencing hewan yang telah mengering dan telah hilang zat bau, warna dan rasanya, cara membersihkannya adalah dengan cara menyiram air seckupnya pada bagian yanng terkena najis.
Kedua, Najis ‘ainiyah, yaitu najis yang masih meninggalkan salah satu zatnya (bau rasa dan warnanya), cara membersihkannya adalah dengan cara menghilangkan terlebih dahulu najisnya tersebut memakai air bersih, apabila sulit untuk dihilangkan maka hukumnya dima’fu (dimaafkan).

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Membersihkan Benda yang Terkena Najis"

Post a Comment