Bala’ Sebagai Ujian

Setiap manusia tidak akan luput dengan yang bernama ujian ketakwaan , dimana ujian inilah yang akan meningatkan derajat ketakwaan seorang muslim terhadap Allah SWT ketika kita dapat melampaui ujian tersebut.


Allah SWT berfirman,

“Alif laaam miiim. Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan, ‘Kami telah beriman’, sedang mereka tidak di uji lagi?. Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka , maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar, dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta”. (QS Al-Ankabut: 1-3)

Ujian yang diberikan oleh Allah SWT bisa berupa kenikmatan dan ada juga yang berupa bala’ atau musibah. Berikut adalah dalil yang menegaskan bahwa bala’ merupakan sebuah ujian.

Allah SWT berfirman,

“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk jannah, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu. Mereka ditimpa olah malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan berbagai macam cobaan), sehingga berkatalah Rosulullah dan orang-orang yang beriman bersamanya, ‘Bilakah datangnya pertolongan Allah?’Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat”. (QS Al-Baqarah :214)

Tetapi beratnya suatu cobaan yang diberikan oleh Allah yaitu sesuai dengan kadar keimanan seseorang.

Diriwayatkan dari Sa’ad, ia berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah SAW, ‘Siapakah yang paling berat cobaannya?’. Rasulullah SAW bersabda, “Manusia yang paling berat cobaannya adalah para nabi, kemudian yang lebih utama, lalu yang lebih utama. Seseorang diuji sesuai tingkat agamanya. jika agamanya kuat, cobaannnya lebih berat. Dan jika agamanya agak lemah, ia diuji sesuai kadar agamanya. Tak henti-hentinya ujian menimpa hamba sampai meninggalkannya berjalan dimuka bumi tanpa tersisa satu kesalahan pun pada dirinya”. (HR. Tirmidzi)

Rasulullah SAW juga bersabda,

“Sesungguhnya besarnya balasan sepadan dengan beratnya cobaan. Sesungguhnyna apabila Allah mencintai suatu kaum, Dia menguji mereka. Maka siapa ridha ia mendapat keridhaan dan siapa yang murka ia menuai kemurkaan”. (HR. Tirmidzi)

Jadi ketika kita mendapatkan musibah ataupun cobaan janganlah kita berputus asa, karena itu merupakan ujian dari Allah SWT yang mana akan meningkatkan derajat ketaqwaan dan keimanan kita dihadapan Allah SWT.



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bala’ Sebagai Ujian"

Post a Comment