Membendung Perusak Tauhid Ala Rosulullah SAW

Adalah Tugas mulia dari seorang Rasul yaitu membimbing umat manusia menuju kejalan yang benar, dan memberi peringatan atas mereka jalan kemungkaran.



Rasululah SAW bersabda, 

“Sesungguhnya tidak ada seorang Nabipun sebelumku, kecuali dia berkewajiban menunjuk umatnya terhadap suatu kebaikan yang ia ketahui untuk mereka dan memperingatkan mereka terhadap suatu kejahatan yang dia ketahahui untuk mereka”. (HR.Ibnu Majjah)

Pada hakikatnya semua Nabi mengajarkan  ajaran kebaikan yang paling besar adalah megesakan Allah SWT, dan peringatan yang paling keras adalah tentang kesyirikan.

Inilah cara Rosulullah SAW dalam membendung perusak tauhid atau kesyirikan:

1. Beliau melarang kubur sebagai tempat beribadah

Rasulullah SAW bersabda,

“Ya Allah! Janganlah enngkau jadikan kuburku sebagai berhala yang disembah. Allah sangat murka terhadap orang yang menjadikan kubur Nabi-nabi mereka sebagai tempat ibadah”. (HR. Bukhari)

2. melarang kubur sebagai tempat perayaan 

Rasulullah SAW Bersabda,

“Janganlah kamu jadikan rumah-rumah kamu sebagai pemakaman, dan janganlah kamu jadikan kuburku sebagai tempat perayaan. Tetapi ucapkanlah sholawat untukku, karena sesungguhnya ucapan sholawatmu sampai padaku dimanapun kamu berada”. (HR Abu Dawud)

3. Menyanjung orang soleh secara berlebihan 

Rasulullah SAW Bersabda,

“Janganlah kalian memujiku dengan berlebih-lebihan seperti pujian orang-orang nasrani terhadap Ibnu Maryam. Sesungguhnya aku hanyalah seorang hamba. Oleh karena itu, katakanlah , (Muhammad) adalah Hamba Allah dan Rasul-Nya”.(HR. Bukhari)

4. Melarang menggambar makhluk yang bernyawa

Rasulullah SAW Bersabda,

“Setiap perupa berada dalam neraka, setiap rupa yang dibuatnya akan diberi nyawa untuk menyiksa dirinya dalam neraka jahannam”.(HR. Bukhari)

5. Melarang meniru tradisi orang kafir

Rasulullah SAW Bersabda,

“sungguh engkau akan mengikuti tradisi umat-umat sebelummu setahap demi setahap. Hingga walaupun meraka masuk ke lubang dhab (sejenis biawak), niscahya kalian akan ikut mamasukinya”.para sahabat bertanya,”apakah umat-umat yang terdahulu itu adalah orang-orang Yahudi dan Nasrani?” Nabi menjawab, “lantas siapa lagi”. ( HR.Bukhari)




Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Membendung Perusak Tauhid Ala Rosulullah SAW"

Post a Comment